BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Jumat, 01 Januari 2010

thank's for visiting my blog....






h4llo,my name is khoRidah hAnum,
yOu c4n call me haNum,
I live at jl.uTama keDensari no.23
my hoBby is listening muSic,
I am school at Vocational high school 2 buduran


I'm funNy, frieNdly, etc. . . .

Tiring Day

On Monday, 7 December 2009 was day which tend and tire. At morning, after I arrived in my school, I and my friends waited announcement for the Ceremony. After we wait so long, in the reality there is announcement if not there is ceremony.
But is instead ordered by cleanness that piket on. Then at 07.45 o’clock started first. Likely tend, caused by restating of English Speaking. I fear cannot, because its difficult sentence. Sudden " Good Morning…" Ma’am Lia came.
When restating and lesson started, my friend was called for restating forwards. After 2 hour lesson of Ma’am Lia, then, we started the athletic lesson. At that time its items run. I can’t imagine how tired was I. After changing Athletic clothes, we are all in act to to run. We had to run so far. I was strong for the first time, but when I ran back to school, I felt couldn’t walk. After going all out, finally I until and direct call the roll to my athletic teacher.
After Iesson several hours, finally its time go home. But I and my friend did not go home, caused by Accountancy courses. Last of 4 o’clock we were going home. Get home, I took a bath and ate, then prayed. After maghrib, about 18.30 clock, I went to my friend’s home named Dewi, because we would do the assignment to make a poster. We need really long time to do that assginment. But I perforced to have to do. Finally that assignment finish 21.00 clock. That was most tiring day for me.

Hari Yang Melelahkan

Pada hari Senin, tanggal 7 Desember 2009 adalah hari yang menegangkan dan melelahkan. Pada pagi hari, setelah aku sampai di sekolah. Aku dan teman-temanku menunggu pengumuman untuk Upacara Bendera. Setelah lama kami menunggu, ternyata ada pengumuman kalau tidak ada upacara.

Tapi sebagai gantinya disuruh bersih-bersih yang piket pada hari itu. Kemudian pada pukul 07.45 jam pertama dimulai. Rasanya menegangkan, karena ada ulangan Speaking Bahasa Inggris. Aku takut tidak bisa, karena kalimatnya sulit-sulit. Tiba-tiba “Good Morning…” Mom Lia datang.

Pada waktu pelajaran dan ulangan dimulai, temanku dipanggil untuk ulangan ke depan. Setelah 2 jam pelajaran Mom Lia, akhirnya pergantian pelajaran Olahraga. Waktu itu materinya lari. Rasanya tidak terbayangkan capeknya. Setelah ganti baju Olahraga, kami semua siap-siap untuk lari. Larinya jauh sekali. Pertama lari aku kuat, tapi waktu kembali ke sekolah rasanya tidak kuat untuk jalan. Setelah berusaha sekuat tenaga, akhirnya aku sampai dan langsung absen ke guru olahragaku.

Setelah beberapa jam pelajaran, akhirnya waktunya pulang. Tapi aku dan teman-temanku tidak pulang, karena ada kursus Akuntansi. Lalu jam 4 pulang. Sampai di rumah, aku mandi dan makan, lalu sholat. Setelah maghrib, kira-kira jam 18.30, aku kerumahnya temanku yang bernama Dewi, karena akan mengerjakan tugas poster. Pada waktu mengerjakan poster, lama seklai dan aku merasa sangat capek. Tapi terpaksa aku harus mengerjakan. Akhirnya tugas itu selesai jam 21.00. Itu adalah hari yang paling melelahkan buat aku.

Annoyed Day

On Saturday, when I went to school, I felt very sulky, because at that morning, I remembered that on that day was the time of picket. I direct cleaned the whiteboard after put down bag. Because when the time of picket, I always sweep alone. At that time I ask to clean just blackboard.
When I cleaned the whiteboard calmly, sudden, " Hanum, it’s the time for me to picket, too. Right?". I was very surprised. In the reality there was one of the my friend call. She is its time of clean class also. She was a lazy girl. She was very rare to sweep. Then she joint to clean board. When engrossing to clean, sudden she defile my clothes with the eraser of whiteboard. She did that purpose.
That time, I was very sulky. I felt want to be angry, because I do not like if my clothes is defiled. Saw my dirty clothes, she did not feel guilty, but smiled. Since that affair, I was getting far of her. I do not mean so, but I avoid her, because she’s too much to joke.
When going home school, my mother was angry to me. I couldn’t answer and just listened it. I feel so annoyed with her . Because she’s annoying. ‘Til this time, the ink which in the whiteboard eraser can’t be lose.

Hari Yang Menyebalkan

Pada hari Sabtu, waktu aku sekolah, aku merasa sangat kesal, karena waktu pagi hari ketika aku disekolah, aku ingat kalau pada hari itu aku waktunya piket. Aku langsung membersihkan papan tulis setelah meletakkan tas. Karena kalau waktunya piket, aku selalu menyapu sendirian. Waktu itu aku meminta membersihkan papan tulis saja.

Waktu aku membersihkan papan tulis dengan santai, tiba-tiba, “Hanum, aku juga waktunya piket ya…”. Aku sangat terkejut. Ternyata ada salah satu temanku memanggil. Dia waktunya piket juga. Dia itu anaknya malas. Dia jarang sekali menyapu. Lalu dia ikut membersihkan papan. Ketika asyik membersihkan, tiba-tiba dia mengotori bajuku dengan penghapus papan tulis. Dia melakukan itu dengan sadar.

Pada waktu itu, aku sangat kesal. Rasanya ingin marah, karena aku tidak suka sekali bajuku dikotori. Melihat bajuku kotor, dia tidak merasa bersalah, tapi senyum. Mulai saat itu, aku jauhin dia. Aku tidak bermaksud begitu, tapi aku menghindari dia, karena dia kalau bercanda keterlaluan sekali.

Ketika pulang sekolah, aku dirumah dimarahin sama ibuku. Aku tidak bisa jawab dan mendengarkan saja. Aku marah banget sama temanku itu. Karena dia itu nyebelin. Sampai sekarang bekas kotoran penghapus papan tulis dibajuku tidak bisa hilang.

Beautiful farewell

At farewell of 3th grade Junior High School, my teachers performed a vacation to Bali. 2 days before leaving, I and my 3 best friends were very glad and sorrowful also, in consequence is last moment of us to be together. But we understood, athough that was the last time for us to be happy together, we must be can meet again.
After waited 2 day, finally vacation time came up. We were all standing by for vacation. By then departure 14.00 o’clock and place gather him in Permata Estate. At 13.30, my so called friend named Herlia took me to go. Reaching Permata, we and all other friends enter Bus. I and Herlia go up in Bus of number 1, and sit my bench most next, beside its bench of teachers.
Then we were all leaving, after several hours in Bus, we were all desisting in restaurant for dinner. After finished, we were all leaving again go to port. When crossing, I was just sleeping in the ship. Lost to, finally reach port of gilimanuk - Bali. Then, we continued the trip to Sanur Beach. Reach Coast of Sanur around 06.00 o’clock, we over there could not see sunrise, because our time defect is late. In coast of Sanur, I and my 3 friend of photos and enjoy view.

Afterwards we continue journey to market of Sukowati. Over there we bought so many clothes expense for our family in home. After several hours go shopping, we are all continuing journey to lodging. Reach lodging, we given by each room key. Then we entered the room those had been determined. When entered room, I put down my things in cupboard and got ready to bath, because 14.00 clock we will visit coast of Kuta. Reach Kuta, I and Herlia photos with my me. There very hot, and many foreign countries tourist. After us four, that is me, Herlia, Prio, and Reza, photos and buy is same accessories, finally we are all returning to lodging. Reach lodging, we were all bath, dinner, last of sleep. Because tomorrow is last day for us in Bali.
tomorrow its day, we have ready for going home. But before going home we continued our vacation first to the Tanah Lot, Bedugul and of GWK. When in Tanah Lot, I and my 3 friends were only see the view, then when in Bedugul, there were so many of my friends went up the boat. But I and my 3 friends did not go up because by then its weather mist and rain. Afterwards we continue journey to GWK. There I see eagle statue and people semi body which is hand the other one there no. The statues were very big. After saw the statues, we were all seeing show of art.
After from GWK, we continued our journey go home, sorrowful likely once. Because we all will apart. But sorrowful though, we are all going home with brought the beautiful memory that I will never forget. That was the most beautiful matter which I have passed.

Perpisahan Yang Indah


Pada waktu perpisahan kelas 3 SMP, guru-guruku mengadakan liburan ke Bali. 2 hari sebelum berangkat, aku dan tiga sahabatku senang banget dan sedih juga, karena itu adalah saat terakhir kita bersenang-senang bersama. Tapi kami mengerti, meskipun itu saat terakhir buat kami untuk bersenang-senang bersama, kami juga pasti bisa bertemu di lain waktu.

Setelah menunggu 2 hari, akhirnya waktu liburan tiba. Kami semua bersiap-siap untuk liburan. Pada waktu itu berangkatnya jam 14.00 dan tempat berkumpulnya di Permata. Pada pukul 13.30, sahabatku yang bernama Herlia menjemputku untuk berangkat bersama. Sampai di Permata, kami dan semua teman-teman yang lain masuk Bus. Aku dan Herlia naik di Bus no. 1, dan duduk dibangku paling depan, disamping bangkunya guru-guru.

Kemudian kami semua berangkat, setelah beberapa jam di Bus, kami semua berhenti di restoran untuk makan malam. Setelah selesai, kami semua berangkat lagi menuju pelabuhan. Pada waktu penyeberangan, aku Cuma tidur saja di kapal. Tidak terasa, akhirnya sampai di pelabuhan gilimanuk – Bali. Lalu kami semua melanjutkan perjalanan ke Pantai Sanur dulu. Sampai di Pantai Sanur sekitar jam 06.00, kami di sana tidak bisa melihat matahari terbit, karena waktu kami menyeberang itu telat. Di pantai Sanur, aku dan 3 sahabatku foto-foto dan menikmati pemandangan.

Setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke pasar Sukowati. Di sana kami belanja baju banyak sekali untuk oleh-oleh. Setelah beberapa jam berbelanja, kami semua melanjutkan perjalanan ke penginapan. Sampai di penginapan, kami diberi kunci kamar masing-masing. Lalu kami semua masuk ke kamar yang sudah ditentukan. Pada waktu masuk kamar, aku langsung meletakkan barang-barangku di almari dan siap-siap untuk mandi, karena jam 14.00 kami akan mengunjungi pantai Kuta. Sampai di Kuta, aku dan Herlia foto-foto dengan guru-guruku. Disana sangat panas, dan banyak turis mancanegara. Setelah kami ber4, yaitu aku, Herlia, Pria, dan Reza, foto-foto dan membeli assesories yang sama, akhirnya kami semua kembali ke penginapan. Sampai di penginapan, kami semua mandi, makan malam, lalu tidur. Karena besok adalah jari terakhir kita di Bali.

Keesokan harinya, kami sudah siap untuk pulang. Tapi sebelum pulang kami melanjutkan liburan kami dulu ke tanah Lot, Bedugul dan GWK. Waktu di Tanah Lot, aku dan 3 sahabatku Cuma melihat pemandangan saja, lalu pada waktu di Bedugul, teman-temanku banyak yang naik perahu. Tapi aku dan 3 sahabatku tidak naik karena pada wkatu itu cuacanya berkabut dan hujan. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke GWK. Disana aku melihat patung garuda dan orang setengah badan yang tangan satunya tidak ada. Patungnya sangat besar. Setelah melihat patung, kami semua melihat pertunjukan seni.

Setelah dari GWK, kami melanjutkan perjalanan pulang, rasanya sedih sekali. Karena kami semua akan berpisah. Tapi meskipun sedih, kami semua pulang membawa kenangan yang indah dan tidak akan pernah terlupakan. Itu adalah hal yang paling indah yang pernah aku lewati.

My First Score For GE Test

At Friday, October 30th 2009, I had English lesson. That time, I had test. I was forget to study, but I was sure that I can do it. The bell rang, and miss Devina came into the class, she commanded us to called our English books, because the test would be started.

When it was almost started, miss Devina parted us become two groups, and I included the first group. The other waited for their turn outside, answer when we did the test, in order to the result would be pure by ourselves.

She was walking around the class to observation us. Truly, the questions weren’t really difficult, but because I didn’t study, the questions became so difficult, and the time was going by, we were commanded to collect the answer sheets. I gave it to Miss. Devina directly, although I wasn’t sure that the answer are right.

One week later, the results were announced. I was so that I would get a bad score, because my friend got the score under 50. and I was so surprised, because I got a bad score. I was so sad. But I a wore that was the result from my own self, without imitating. Almost all of us got the bad score. Miss Devina said that she was so sad to see her student’s scores. Honestly I wanna get a good score. If there will a test anymore, I will study better to fix my bad score.

Nilai Pertamaku Ujian GE

Pada hari jum’at tanggal 30 Oktober 2009, aku ada pelajaran Bahasa Inggris. Pada waktu itu, aku ada ujian. Aku lupa tidak belajar. Tapi aku yakin saja kalau aku bisa. Bel masuk berbunyi, miss Devina, guru bahasa inggrisku masuk ke kelasku. Dia menyuruh untuk mengumpulkan buku bahasa inggris karena ujian akan dimulai.

Pada waktu ujian, guruku mengabsen siapa yang ikut gelombang 1 dan 2. ternyata aku ikut gelombang 1. anak yang lain menunggu diluar. Pada waktu ujian berlangsung, kita tidak boleh menyontek agar hasilnya murni dari kita sendiri.

Pada waktu itu Miss Devina berkeliling dikelas untuk mengawasi kita. Waktu mengerjakan soal-soalnya tidak sulit-sulit, tapi gara-gara tidak belajar jadi sulit. Kemudian, waktunya sudah hampir habis, yang gelombang 1 harus mengumpulkan kertas ulangannya. Aku langsung mengumpulkan, meskipun belum yakin kalau jawabanku itu benar.

Satu minggu kemudian, kertas ulangannya di bagi. Aku kaget seklai. Aku takut nilaiku jelek, karena teman-temanku waktu menerima kertas ulangannya, nilainya di bawah 50. waktu giliran aku, aku kaget, nilai ulanganku jelek. Aku sedih tapi aku juga sadar kalau itu hasilnya dari diriku sendiri tanpa menyontek. Pada waktu semua sudah menerima. Guruku bilang, kalau dia sedih sekali melihat nilai-nilai muridnya. Aku sebenarnya juga ingin mendapatkan yang bagus. Kalau ada ulangan lagi aku akan belajar dan memperbaiki nilaiku yang jelek.